Demi ASI Melimpah, Kapan Waktu Terbaik untuk Pompa ASI?
Jika berbicara tentang kapan waktu terbaik pompa ASI, tentu masing-masing orang memiliki jawaban yang berbeda. Selain karena waktu, kesibukan juga akan berpengaruh apakah Ibu bisa memompa ASI sesuai jadwal atau tidak. Akan tetapi, Ibu butuh pengaturan waktu dalam pumping karena ini memengaruhi seberapa banyak ASI yang akan didapatkan. Yuk, ikuti ulasan berikut untuk lebih lanjutnya.
Para ahli biasanya merekomendasikan untuk pumping pagi hari demi mendapatkan volume ASI terbanyak dalam satu sesi pumping. Beberapa juga menyarankan agar Ibu pumping sekitar satu jam setelah bayi pertama kali menyusu. Nah, kenapa pagi hari menjadi waktu yang tepat untuk memulai jadwal pompa ASI?
Sebuah sumber menjelaskan bahwa hormon penghasil susu bekerja saat Ibu tidur. Inilah sebabnya mengapa Ibu kadang terbangun dengan perasaan payudara membesar atau penuh jika Ibu tidak menyusui pada malam hari. Selain itu, jika Ibu pumping pada waktu yang sama setiap harinya, tubuh juga akan mengikuti jadwal pompa ASI dan siap memproduksi ASI pada jam yang ditentukan.
Selain di pagi hari, jadwal pompa ASI terbaik tentu tergantung dengan rutinitas dan juga tubuh Ibu sendiri. Misalnya bagi ibu rumah tangga yang bersama bayi di sebagian besar waktu, maka ibu bisa pumping setelah si kecil menyusu. Jarak yang baik adalah sekitar 30 hingga 60 menit, atau setidaknya satu jam sebelum menyusu.
Jadwal seperti ini baik karena akan meninggalkan persediaan ASI yang baik pada payudara untuk sesi menyusu si kecil selanjutnya.
Baca juga: Tips untuk Menyeimbangkan Jadwal Pompa ASI dan Menyusui
Jika Ibu akan kembali bekerja setelah melahirkan, maka Ibu perlu persiapan khusus sebelumnya. Semasa di rumah, senantiasa ikuti jadwal pompa ASI seperti yang dilakukan ibu rumah tangga untuk memastikan persediaan ASIP beku untuk si kecil.
Setelah kembali bekerja, memompa akan jadi jadi lebih sulit. Para ahli merekomendasikan untuk pumping pada jadwal menyusui seperti biasa agar ritme tubuh tidak terganggu. Jika Ibu sedang berkendara, menggunakan pompa elektrik yang memungkinkan Ibu tetap menyetir sangatlah direkomendasikan.
Selama di kantor, Ibu bisa mencari tempat terbaik untuk pumping. Apalagi sekarang sudah banyak disediakan ruang laktasi, baik itu di tempat kerja maupun fasilitas umum. Sesi pumping di tempat kerja juga biasanya lebih pendek ketimbang biasanya, sekitar 10-15 menit dalam satu sesi sehingga tidak akan menganggu ritme kerja. Dengan jangka waktu 8 jam kerja, Ibu bisa pumping sampai 4 kali sehari.
Titipkanlah ASI di kulkas atau Ibu bisa menyiapkan tas ASIP khusus untuk menyimpannya. Untuk cara menyimpan ASI, selanjutnya Ibu bisa membaca artikel Manajemen ASI Perah untuk Ibu Bekerja
Nah, itulah beberapa tips dan juga ulasan tentang kapan waktu terbaik untuk pompa asi. Pastikan jadwal yang Ibu buat sesuai dengan rutinitas dan sekali lagi, semua akan kembali pada situasi dan kondisi Ibu dan si kecil. Selamat menyusui.
1. Usahakan memompa ASI di pagi hari
![]() |
Jordan Whitt on Unsplash
|
Para ahli biasanya merekomendasikan untuk pumping pagi hari demi mendapatkan volume ASI terbanyak dalam satu sesi pumping. Beberapa juga menyarankan agar Ibu pumping sekitar satu jam setelah bayi pertama kali menyusu. Nah, kenapa pagi hari menjadi waktu yang tepat untuk memulai jadwal pompa ASI?
Sebuah sumber menjelaskan bahwa hormon penghasil susu bekerja saat Ibu tidur. Inilah sebabnya mengapa Ibu kadang terbangun dengan perasaan payudara membesar atau penuh jika Ibu tidak menyusui pada malam hari. Selain itu, jika Ibu pumping pada waktu yang sama setiap harinya, tubuh juga akan mengikuti jadwal pompa ASI dan siap memproduksi ASI pada jam yang ditentukan.
2. Jadwal pumping ibu rumah tangga
![]() |
Photo by Dave Clubb on Unsplash
|
Selain di pagi hari, jadwal pompa ASI terbaik tentu tergantung dengan rutinitas dan juga tubuh Ibu sendiri. Misalnya bagi ibu rumah tangga yang bersama bayi di sebagian besar waktu, maka ibu bisa pumping setelah si kecil menyusu. Jarak yang baik adalah sekitar 30 hingga 60 menit, atau setidaknya satu jam sebelum menyusu.
Jadwal seperti ini baik karena akan meninggalkan persediaan ASI yang baik pada payudara untuk sesi menyusu si kecil selanjutnya.
Baca juga: Tips untuk Menyeimbangkan Jadwal Pompa ASI dan Menyusui
3. Jadwal pompa ASI untuk ibu bekerja
![]() |
Photo by Luiza Braun on Unsplash
|
Setelah kembali bekerja, memompa akan jadi jadi lebih sulit. Para ahli merekomendasikan untuk pumping pada jadwal menyusui seperti biasa agar ritme tubuh tidak terganggu. Jika Ibu sedang berkendara, menggunakan pompa elektrik yang memungkinkan Ibu tetap menyetir sangatlah direkomendasikan.
Selama di kantor, Ibu bisa mencari tempat terbaik untuk pumping. Apalagi sekarang sudah banyak disediakan ruang laktasi, baik itu di tempat kerja maupun fasilitas umum. Sesi pumping di tempat kerja juga biasanya lebih pendek ketimbang biasanya, sekitar 10-15 menit dalam satu sesi sehingga tidak akan menganggu ritme kerja. Dengan jangka waktu 8 jam kerja, Ibu bisa pumping sampai 4 kali sehari.
Titipkanlah ASI di kulkas atau Ibu bisa menyiapkan tas ASIP khusus untuk menyimpannya. Untuk cara menyimpan ASI, selanjutnya Ibu bisa membaca artikel Manajemen ASI Perah untuk Ibu Bekerja
Nah, itulah beberapa tips dan juga ulasan tentang kapan waktu terbaik untuk pompa asi. Pastikan jadwal yang Ibu buat sesuai dengan rutinitas dan sekali lagi, semua akan kembali pada situasi dan kondisi Ibu dan si kecil. Selamat menyusui.



Post a Comment for "Demi ASI Melimpah, Kapan Waktu Terbaik untuk Pompa ASI? "
Post a Comment